Tampilkan postingan dengan label Tips Komputer. Tampilkan semua postingan

PERAWATAN DAN PERBAIKAN PRINTER


PENGERTIAN PRINTER
Printer adalah salah satu hardware (perangkat keras) yang terhubung kekomputer dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilanlainnya dari komputer ke media kertas atau sejenis. Istilah yang dikenal padaresolusi printer disebut dpi (dot per inch). Maksudnya adalah banyaknya jumlah titikdalam luas area 1 inci. Semakin tinggi resolusinya maka akan semakin baguscetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika resolusinya rendah maka hasil cetakanakan buruk / tidak bagus.

PERAWATAN PADA PRINTER

Sebenarnya tidak ada yang istimewa dalam tips perawatan printer atau cara merawat printer. Namun kalau hal itu kita lakukan dengan benar akan sangat berpengaruh terhadap kinerja dan usia pakai printer kita. Berikut ini saya share tips perawatan printer atau cara merawat printer sesuai pengalaman pribadi saya, khususnya Inkjet printer yaitu yang menggunakan Tinta Cair :
  1. Gunakan printer secara berkala dan teratur. Jangan membiarkan printer “nganggur” dalam waktu yang cukup lama. Setiap hari atau dua hari sekali printer harus dipakai untuk mencetak paling tidak 2 – 3 lembar dan pastikan hasil cetakannya sempurna. Usahakan cetakan berimbang dalam hal warna… artinya jangan warna hitam saja tetapi  cetaklah tulisan/gambar yang mengandung unsur warna hitam, merah, kuning dan biru (warna-warni) sehingga diharapkan seluruh Head bekerja semua. Hal ini bertujuan menjaga agar tinta pada seluruh Print Head tidak mengering/menggumpal.
  2. Jangan biarkan Cartridge/Ink Tank kosong dalam waktu cukup lama. Segera isi Cartridge apabila tinta mulai kosong/habis.
  3. Dalam melakukan isi ulang/refile khususnya saat melepas cartridge, jangan sampai menyentuh pin CMOS (ditandai dengan gambar telapak tangan yang di silang). Pin tersebut sangat sensitif (bisa rusak) akibat listrik statis yang berasal dari tubuh kita.
  4. Gunakan merk tinta yang sama saat isi ulang/refile. Kalaupun berbeda pastikan tinta pada cardtridge telah benar-benar kosong/habis. Hal ini untuk menghindari adanya reaksi penggumpalan tinta akibat merk  tinta berbeda yang dapat menyumbat lubang tinta pada Head. Ini yang biasanya sering dilupakan dalam tips perawatan printer.
  5. Saat mencetak  gunakan kertas yang bersih dan masih “layak” artinya tidak lusuh atau “lungset” karena kertas yang lusuh dapat menyebabkan macet/berhenti mencetak atau “mbulet” akibat kertas yang slip pada rol printer. Selain itu kertas yang berdebu dapat menyebabkan debu nempel ke  Head.
  6. Bersihkan printer yang kotor menggunakan kuas atau lap dengan kain. Khusus bagian dalam gunakan kuas kecil untuk dapat mencapai sela-sela yang sulit. Saat melakukan pembersihan pastikan printer dalam keadaan OFF atau Mati total (kabel listrik tercabut).
  7. Gunakan penutup printer supaya terlindung dari debu. Anda dapat menutupnya rapat dengan kain sehingga masih ada pertukaran udara. Jangan menggunakan penutup (menutup rapat) dengan plastik karena udara lembab dapat mempercepat kerusakan printer.
  8. Kalau printer Anda sering digunakan (biasanya untuk kantor) jangan sering-sering mematikan printer pada setiap habis ngeprint… biarkan printer tetap menyala. Hal ini untuk meminimalisir Over Hit Counter pada Limit Counter BIOS. Semua printer memiliki batasan jumlah mencetak (rata-rata 2000 kali). Setiap kita menyalakan printer maka Counter akan bertambah (dianggap 1 kali mencetak). Bayangkan kalau selama jam kerja (misal 8 jam) kita mematikan dan menyalakan printer sampai 10 kali atau 20 kali….?!! maka hal tersebut akan mempercepat kita melakukan RESET Counter pada BIOS printer kita.
  9. Jangan terlalu sering mencetak gambar / tulisan yang dipertebal atau Fill dengan kepadatan yang tinggi karena akan memperberat kerja Head yang otomatis akan memperpendek usia Head.
  10. Khusus printer yang pakai Infus,… Letakkan Tangki Tinta Infus sejajar (agak rendah sedikit) dengan Catridge. Hal ini untuk menjaga agar tinta tidak mengalir secara langsung ke Catridge pada saat printer tidak digunakan.
  11. Bersihkan/cuci Busa/Spon Penghisap tinta yang ada dibagian Dalam printer paling tidak 1 tahun sekali atau kalau dirasa daya hisapnya mulai melemah. Biasanya ditandai dengan tidak berjalannya Proses Cleaning Head atau ada luberan tinta dibagian dalam printer. Kalau hal tersebut dibiarkan bisa berbahaya bagi rangkaian elektronik/mekanik printer. Pada beberapa kasus dipakai trik yaitu dengan mengeluarkan slang yang masuk  penghisap dan ditampung pada wadah tersendiri. Khusus yang no.12 ini kalau Anda belum berpengalaman bisa minta bantuan Teknisi.
Tips Perawatan Printer atau Cara Merawat Printer diatas kalau kita laksanakan dengan benar dapat mengoptimalkan kinerja printer dan memperpanjang usia pakai printer kita
  1. Ada baiknya Anda menggunakan printer Anda sesering mungkin, meskipun hanya untuk mencetak satu dua lembar saja. Dan jangan sampai printer innkjet Anda tidak Anda gunakan sampai 1 minggu lebih. Hal tersebut bertujuan agar tidak menyebabkan tinta di head cartridge kering, sehingga menyumbat tinta.
    1. Biasakan menggunakan fitur clean head pada software bawaan printer Anda secara berkala untuk tetap menjaga keluaran tinta dari head cartridge Anda dengan lancar.
    2. Jaga kebersihan printer Anda dari benda-benda asing, termasuk debu dengan cara membersihkannya secara berkala.
    3. Jangan mematikan printer Anda dengan cara mancabut langsung kabel power listrik printer dari stop kontak. Biasakan mematikan printer menggunakan tombol power untuk mengembalikan posisi cartridge ke tempat seharusnya, sehingga head printer tidak mudah kering.
    4. Hindari penggunaan kertas yang terlipat atau kusut. Kertas yang terlalu tebal pun sangat tidak disarankan untuk digunakan.
    5. Jangan menyentuh chip cartridge menggunakan tangan karena listrik statis dapat berpindah dari tangan Anda secara langsung ke chip cartridge yang selanjutnya akan mengganggu komponen tersebut.
    6. Gunakanlah tinta refill yang direkomendasikan agar keawetan cartridge terjaga. Tinta refill yang berkualitas buruk kadang terlalu encer dan kualitas cetakannya tidak memuaskan.
    7. Tinta di dalam cartridge printer yang kosong akan menyebabkan head printer kering sehingga lubang-lubang kapilernya tersumbat, jadi jangan menunggu sampai tinta habis, Segera isi tinta kembali saat sudah ada indikasi tinta low ink.
    8. Gantilah wastepad atau gunakan pembuangan luar sehingga tinta tidak akan meluber ke dalam printer.
    9. Jangan sembarangan membongkar casing printer.
    10. Jauhkan printer dari benda-benda cair.

MASALAH-MASALAH YANG TERJADI PADA PRINTER
- Printer tidak dapat mencetak.
– Printer kelihatan mencetak, namun tidak ada sesuatu yang tertulis diatas kertas.
– Halaman cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak aneh.
– Lampu indikator hanya berkedip-kedip terus saat diberikan perintah mencetak.
– Kertas tidak dapat masuk ke printer sebagaimana mestinya.
– Kertas tidak dapat keluar dari printer.
– Hasil cetakan bergaris -garis.
– Beberapa fitur yang dijanjikan oleh produsen printer tidak dapat bekerja.
– Printer menjadi lambat dalam mencetak.
– Font yang tercetak tidak sama dengan yang tampil di layar monitor.

CARA MEMPERBAIKI PRINTER YANG BERMASALAH
1. Printer tidak dapat mencetak
Ada beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan printer tidak dapat mencetak. Anda dapat
mulai untuk memeriksa hal-hal berikut:
2. Periksa koneksi printer dengan jaringan listrik. Pastikan kabel power printer telah
dicolokkan ke konektor (stop kontak) listrik dengan sempurna.
3. Pastikan saklar “on-off” printer atau tombol switch printer dalam posisi “on”. Permasalahan yang diakibatkan oleh tidak adanya power untuk printer ini biasanya ditandai dengan tidak menyalanya LED lampu indikator) dari printer tersebut, selama printer menggunakan LED
untuk indikator power.
4. Periksa sambungan kabel data printer, apakah sudah terhubung dengan port pararel / port
USB di komputer dengan benar.
5. Cobalah untuk menggunakan kabel data printer yang lain (pinjam teman) sebagai percobaan. Pernah terjadi kasus yang diakibatkan oleh putusnya tembaga dari salah satu kabel data di tengah -tengah kabel sehingga data dari komputer tidak dapat sampai ke printer.
6. Apabila anda menggunakan sistem operasi Microsoft Windows, dan anda menggunakan
printer yang terhubung ke port pararel di komputer anda, coba jalankan perintah yang dicetak tebal berikut ini di jendela MSDOS Prompt:
7. C:\>dir >>LPT1
8. Maksud dari perintah diatas adalah untuk membelokkan hasil tampilan perintah “dir” (perintah untuk penampilkan daftar isi dari suatu direktori) dari yang seharusnya ke monitor namun dialihkan ke port pararel komputer.
9. Pastikan anda telah melakukan instalasi driver untuk printer tersebut.
10. Pastikan anda telah memilih driver yang tepat untuk printer yang anda gunakan.
11. Pastikan anda telah memilih port yang tepat untuk printer anda. Lihat opsi ini melalui menu
printer poperties.
12. Coba gunakan aplikasi teks editor standard untuk sistem operasi anda untuk mencetak sesuatu (misalnya notepad). Jika aplikasi teks editor anda dapat mencetak, maka kemungkinan besar kesalahan ukan pada printer anda.
13. Cobalah untuk merubah setting printer anda menjadi “Default Printer” atau cobalah untuk melakukan instalasi ulang driver untuk printer anda dengan nama printer yang lain dan ubahlah instalasi baru tersebut sebagai “Default Printer”.
14. Pastikan anda memiliki space hardisk yang mencukupi. Kadang jika buffer tidak cukup maka data tidak dapat dikirim ke printer dengan sempurna.
15. Cobalah untuk merubah setting “spooler” untuk printer anda melalui menu properties printer. Fitur “spooler” ini digunakan dengan tujuan agar anda tetap dapat menjalankan aplikasi ketika dilakukan pencetakan dokumen.
16. Cek apakah ada resource yang konflik dengan port yang digunakan oleh printer anda. Gunakan bantuan “hardware troubleshooter” apabila terjadi konflik.

Demikian tutorial dari saya, semoga bermanfaat.
Senin, 12 Mei 2014
Posted by Faris Andika

Cara Perawatan CD-Rom

Pada masa sekarang ini media penyimpanan data yang paling aman, tahan lama, kapasitas besar dan murah adalah CD (Compact Disc) dan DVD. Dengan harga Drive CD-Writer 52x sudah dibilang relatif murah yang hampir menjadi syarat mutlak bagi kelengkapan sebuah PC.

Dipasaran dijual berbagai macam merk dan bahan CD-R / CD-RW dengan kualitas dan harga yang beragam. Kualitas CD kadang ditentukan oleh harga yang mahal . Walaupun harganya mahal namun bila perlakuan anda terhadap CD tersebut tidak semestinya, tentu hal ini sia - sia.

Terlepas dari hal itu apapun CD yang anda miliki, punya peluang untuk tergores, berjamur, patah, dan lain sebagainya. Sekarang bagaimana bila CD yang kita miliki beserta data, file - file penting di dalamnya tidak dapat dibaca karena tergores, berjamur, dll.

Pada kesempatan kali ini penulis hanya akan mengutamakan trik untuk menyelamatkan data pada CD tergores. Banyak software-software penyelamat data, yang free atau shareware diantaranya seperti CD Check dari http://elpros.si/CDCheck/, Badcopy Pro dari http://www.jufsoft.com, dan CD Data Rescue dari http://www.naltech.com.

Sehebat apapun software tersebut tetap saja tergantung pada kualitas hardware. Hardware yang sangat berperan dalam penyelamatan data pada CD adalah CD-ROM / CD-RW / DVD-ROM Drive. Semakin baik kualitas error corection CD-ROM drive tersebut maka semakin besar peluang terselamatkannya data dari CD.

Di pasaran CD-ROM drive dijual dengan harga yang bervariasi. Biasanya harga tidak pernah menipu, harga yang tinggi memiliki kualitas terbaik dan pilihan serta idaman banyak orang, namun tidak ada salahnya anda menanyakan kepada penjual tersebut atau mencari informasi test beberapa CD-ROM drive dari majalah atau tabloid mengenai komputer, cd-rom mana yang memiliki error correction terbaik itulah yang anda pilih.

Dalam penyelamatan data selain fitur error correction, tips yang dianjurkan oleh penulis CD-ROM tersebut memiliki fitur Multispeed, dengan maksud agar kecepatan maksimal CD-ROM bisa diatur secara manual dengan bantuan software seperti Nero DriveSpeed yang bisa di download secara gratis dari http://www.nero.com atau Http://www.cdspeed2000.com. pengaturan kecepatan maksimal secara manual ini hanya mengoptimalkan kemampuan baca CD-ROM.

Secara default kecepatan CD-ROM akan berkurang secara otomatis ketika membaca data pada cd yang tergores atau yang kurang baik dan akan bertambah setelah goresan tersebut terlewati. Baik tidaknya pengaturan kecepatan otomatis ini tergantung dari firmware CD-ROM tersebut, oleh karena itu update-lah CDROM anda dengan firmware terbaru.

Namun pengalaman penulis, CD-ROM yang memiliki error correction baik dan firmware terbaru kadang masih belum sanggup menangani goresan pada keping CD yang sudah benar-benar cacat akibat goresan, namun dengan menurunkan kecepatan maksimal CD-ROM pada kecepatan terendah (misal 4x atau 8x) hal ini kadang dapat diatasi, karena CDROM tersebut dengan kecapetan konstan tidak otomatis naik turun.

Selain CD-ROM Drive, hardware lain yang berperan adalah kepingan CD itu sendiri. Untuk Mengetahui tidak terbacanya data tersebut akibat kegagalan proses burning atau karena kerusakan fisik, bisa dilihat dari keping CD tersebut apakah ada kotoran / goresan atau tidak, bila tidak ada maka kemungkinan besar akibat kegagalan pada saat burning.

Oleh karena itu setiap anda melakukan burning lebih baik diakhiri dengan verifikasi data (gambar 5) atau dengan software Nero CD Speed (gambar 1), yang juga bisa di download secara gratis dari http://www.nero.com atau http://www.cdspeed2000.com atau keduanya akan terinstall secara otomatis bila anda menginstall software Nero Burning ROM.

Sekarang bagaimana menyelamatkan data pada CD yang tergores? Lihat secara fisik keping CD tersebut pastikan tidak ada kotoran pada permukaan bawahnya (bagian sensitif, yang dibaca oleh optik CD-ROM). Bila ada kotoran atau goresan ringan bersihkan dengan cairan pembersih khusus keping CD, yang dijual dipasaran dalam kemasan botol kaleng.

Bila hal ini telah dilakukan dan kotoran serta goresan berkurang atau hilang, maka sudah dipastikan semua data dalam CD tersebut bisa diselamatkan 98%, 1% nya tergantung kualitas penulisan data tersebut ke CD dan 1% lagi kualitas error correction CD-ROM drive.

Bagaimana bila goresan tersebut masih ada? untuk melakukannya sangat diperlukan keterampilan, ketekunan, pengalaman dan beberapa peralatan serta bahan khusus. Alat tersebut adalah yang biasa dipakai untuk poles mobil, berupa kain poles yang diputar oleh bor. Serta bahan yang dipakai adalah pasta untuk memoles mobil terutama yang baik dalam menghilangkan goresan (scratch).


Namun jangan khawatir, anda tidak perlu berlatih berbulan – bulan. Anda cukup berlatih dengan mengorbankan 1 CD yang sengaja digores. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan yaitu :
  1. Backup seluruh data dalam CD yang masih terbaca dengan baik ke harddisk sebelum dipoles.
  2. Bersihkan optik CDROM dengan cd dan cairan pembersihnya jika diperlukan.
  3. Saat memoles cd tidak menekan kain poles secara berlebihan.
  4. Hindari memoles pada 1 lokasi, poles seluruh permukaan cd secara merata, agar tidak terbentuk cekungan.
  5. Usahakan permukaan yang dipoles selalu basah oleh bahan poles, lakukan secara intermittent (sebentar-sebentar) dengan maksud bahan tidak menguap karena panas dari gesekan antara kain poles dengan permukaan CD.
  6. Setelah goresan berkurang coba copy data-data yang tidak terbaca tadi ke hardisk.
  7. Setelah semua data-data terselamatkan, cek data-data tersebut dari file corrupt dengan membuka data-data tersebut. Bila OK,segera Backup ke cd yang baru.
  8. CD yang sudah dipoles jangan dibiarkan terlalu lama tidak dibackup, karena permukaan cd semakin tipis dan lebih mudah berjamur, atau bila tergores-gores lagi, kecil kemungkinan data akan terselamatkan.
Good Luck :D
Posted by Faris Andika

Cara Menghapus Virus Shortcut

Virus seperti bakteri pada komputer, virus sangat mengganggu aktivitas kerja komputer karena dengan adanya virus kerja komputer menjadi sangat lambat bahkan banyak data maupun program yang rusak karena virus. Salah satu virus yang sering muncul pada komputer kita atau di flashdisk adalah virus shortcut, dimana virus ini akan masuk melalui flashdisk yang ditancapkan ke komputer yang tidak mempunyai sistem secutiry yang kuat. Untuk itu pada kesempatan ini Faris Blog akan berbagi cara untuk menghapus virus shortcut pada komputer atau flashdisk anda. Jika anda mempunyai antivirus yang kuat dan update maka anda tidak perlu kuatir dengan virus ini, karena antivirus sudah memblock dan menghapus virus tersebut, akan tetapi jika anda mempunyai komputer desktop yang ada dirumah dengan antivirus yang kurang update maka anda bisa mengikuti langkah berikut ini.

Menghapus virus shortcut dengan CMD

1. Masuk ke menu command prompt yaitu dengan masuk ke menu run dan ketikan cmd kemudian klik enter. Atau anda bisa mengetikan Symbol windows +R pada keyboard.

2. Setelah program command prompt terbuka tentukan lokasi yang ada virus shortcut tersebut dengan mengetikan lokasi drive pada komputer (contoh: C: lau tekan enter atau  D: lalu tekan enter ataupun drve yang lain sesuai dengan letak virus.)

3. Jika sudah selesai masuk ke drive yang ada virusnya ketikan perintah berikut : attrib -s -h -r /s /d  , kemudian tekan enter.

4. Tunggu sistem memproses untuk penghaspusan virus hinggga muncul kembali lokasi drive anda.

Sekedar tambahan untuk lebih amannya update terus antivirus anda dan pada saat anda menancapkan flashdisk ke komputer anda sebaiknya scan terlebih dahulu agar vrius yang ada di flashdisk bisa di blok dan tidak menyebar ke komputer anda. semoga postingan kli ini bisa bermanfaat ....
Selasa, 06 Mei 2014
Posted by Faris Andika

Sports

Jempolnya Bro

Popular Post

Blog Archive

- Copyright © Faris Blog - Powered by Blogger -